Apa itu Linux ? part 2

Friday, November 8, 2013 | comments

hai sobat blogger jendela ilmu, untuk kali ini kami mau melanjutka postinfg yang sebelumnya yaitu
Apa itu Linux ? part 1, ok sobat langsung simak saja

Kelebihan Linux 

* Bebas dan Legal
Kebebasan lebih dari sekedar gratis. Banyak hal bisa 
kita lakukan dari menggunakan sampai dengan 
mengembangkan PLBOS, sendiri atau banyak orang. 
Kita diberikan ijin legal untuk menggunakan, 
menyalin, memodifikasi, dan mendistribusikan 
PLBOS selama tidak melanggar GPL atau lisensi 
open­source­nya.
   
* Stabil
Linux sebagai salah satu "tiruan" Unix memiliki 
kecenderungan untuk berlaku stabil dan tidak 
gampang rewel. Kultur sistem operasi bergaya 
Unix yang tumbuh dari solusi jaringan sebagai 
server menjadikannya didesain untuk stabil dalam 
jangka waktu yang lama, dan terkenal reliable 
serta relatif aman,
   
* Murah dan Hemat
Tidak perlu membayar lisensi. Untuk beberapa distro Linux 
komersial membutuhkan biaya pembelian karena di dalamnya 
disertakan pula aplikasi buatan mereka yang tidak GPL ataupun 
open­source. Jika kita kalkulasi, maka angka yang dihasilkan 
akan lebih kecil dibandingkan dengan perangkat lunak PCS lain 
yang populer sekarang. Coba hitung biaya sistem operasi dan 
aplikasi PCS yang dibutuhkan dari Office, grafis, teknik, 
pengembangan, dan Iain­Iain.
   
* Relatif Aman
Hampir tidak ada virus di Linux system, kalau pun 
ada hanya pengguna yang terkena saja yang 
terjangkiti, tidak sampai ke dalam sistem secara 
keseluruhan. Kasus berbeda jika administrator atau 
pengguna ceroboh menggunakan account root 
secara berlebihan untuk kegiatan sehari­hari. 
Desain sistem operasinya pun relatif lebih aman 
daripada perangkat lunak PCS yang populer
   
* Lengkap dan Fungsional
Ketersediaan banyak aplikasi, pilihan dan 
kelengkapan menjadi keindahan 
tersendiri di dunia PLBOS.
   
@ Perbandingan dengan OS Lain (1)
• Linux disusun berdasarkan standar sistem operasi POSIX yang 
sebenarnya diturunkan berdasarkan fungsi kerja UNIX.
• UNIX kompatibel dengan Linux pada level system call, ini berarti 
sebagian besar program yang ditulis untuk UNIX atau Linux dapat 
direkompilasi dan dijalankan pada sistem lain dengan perubahan 
yang minimal. 
• Secara umum dapat dikatakan Linux berjalan lebih cepat dibanding 
UNIX lain pada hardware yang sama. 
• UNIX memiliki kelemahan yaitu tidak bersifat free.
• MS­DOS memiliki kemiripan dengan Linux yaitu file sistem yang 
bersifat hirarkis. Tetapi Microsoft DOS hanya dapat dijalankan pada 
prosesor x86 dan tidak mendukung multi user dan multi tasking, 
serta tidak bersifat free.
   

Kelebihan Linux


* Bebas,  Lebih  dari  sekedar  gratis 
karena  lisensi  Linux  adalah 
GNU/GPL  sehingga  orang  bebas 
mendistribusikan  kembali,  menulis 
ulang  dan  lain  sebagainya  selama 
masih  mengikuti  aturan­aturan  dari 
lisensi GNU/GPL.

* Dokumentasi  dan  akses  informasi 
yang  lengkap  dan  mudah  untuk 
didapatkan.

* Mengurangi  ketergantungan  pada 
vendor perangkat lunak tertentu.

* Kultur  dan  dukungan  komunitas 
yang menyenangkan

* Pengembangan yang sangat cepat 
karena source codenya dapat 
dikembangkan oleh siapa saja yang 
ingin berpartisipasi dalam proyek 
tersebut.

* Lebih  murah  karena  Linux 
merupakan free­software.

* Lingkungan  yang  ideal  buat 
penerapan  Server,  misalnya  Web 
Server,  FTP  Server  dan  lain 
sebagainya.

* Memiliki fasilitas yang lengkap serta 
tangguh dalam masalah jaringan.
   
@ Perbandingan dengan OS Lain (2)
• DOS tidak memiliki dukungan yang baik agar dapat berinteroperasi dengan sistem 
operasi lainnya, tidak perangkat lunak network, program pengembang ,dan program 
utilitas yang ada dalam Linux.
• Windows menawarkan kemampuan grafis yang ada pada Linux termasuk kemampuan 
networking tetapi tetap memiliki kekurangan yang ada pada MS­DOS.
• Windows NT yang juga tersedia untuk Digital Alpha selain prosesor x86. Namun 
Windows NT ini masih juga memiliki beberapa kekurangan yang telah ada pada MS­
DOS.
• Waktu untuk menemukan suatu bug dalam suatu sistem operasi ini tak sebanding 
dengan harga yang harus dibayar.
• Sistem operasi Apple untuk Macintosh hanya dapat berjalan di sistem Mac. Juga 
memiliki kekurangan dari sisi ketersediaan perangkat bantu pengembang (development 
tool) dan juga kurang dapat secara mudah untuk berintoperasi dengan sistem operasi 
lainnya. 
• Apple juga telah memungkinkan Linux dapat dijalankan pada PowerMac.
   

Masalah dan Solusi Linux (1)


* Interface yang berupa teks (text based interface). 
Ini membuat orang awam tidak tertarik 
menggunakan Linux karena harus dipelajari 
terlebih dahulu untuk dapat dimengerti cara 
penggunaannya (tidak user­friendly). 

* Keadaan ini sudah mulai berubah dengan 
kehadiran KDE dan GNOME. Keduanya memiliki 
tampilan desktop yang menarik sehingga 
mengubah persepsi dunia tentang Linux.
   

Masalah dan Solusi Linux (2)


* Keduanya memiliki tampilan desktop yang menarik 
sehingga mengubah persepsi dunia tentang Linux. 
Apalagi saat ini sudah banyak distribusi Linux yang 
memiliki tampilan seperti Windows (Xwindows) seperti 
Red Hat, Debian, Mandrake dan Slackware yang 
memiliki ciri khasnya masing­masing. 

* Masalah bahasa: Linux juga diadaptasi ke banyak bahasa 
seperti misalnya Linux Trustix Merdeka di Indonesia, 
Vine Linux di Jepang, RedFlag Linux di Cina, dll
   

Masalah dan Solusi Linux (3)


* Proses pemasangan yang sukar:Dengan penerimaan Linux oleh beberapa 
vendor PC (Komputer pribadi) terbesar, komputer yang terisntal Linux 
makin banyak. Ada juga seri Linux yang di­boot secara langsung dari 
Live CD tanpa perlu menginstalnya Hard Disk. Contoh­contoh: Live CD 
adalah Knoppix/Gnoppix dan Gentoo. ISO bagi CD untuk edaran Linux 
tersebut biasanya dapat di­download dari Internet, ditulis ke CD, dan 
selanjutnya mem­boot­kan CD tersebut.
Mereka yang biasa menggunakan Windows atau Macintosh, Linux mungkin 
kelihatan lebih sukar disebabkan perbedaan dalam melakukan berbagai 
kerja komputer.
* Serta lebih mudah untuk mencari dukunagn teknis bagi Windows atau 
Mac OS dibandingkan Linux. 
* Sikap ragu­ragu pengguna yang merasa susah untuk melepaskan 
sistem pengoperasian mereka 

* Kebanyakan komputer didatangkan dengan Windows (preinstalled)


Perubahan dari versi 2.6 
sampai Sekarang


* Subsitem IO yang dipercanggih.
* Kernel yang pre­emptif.
* Penjadwalan Proses yang dipercanggih.
* Threading yang dipercanggih.
* Implementasi ALSA (Advanced Linux Sound Architecture) 
dalam kernel.
* Dukungan sistem berkas seperti: ext2, ext3, reiserfs, adfs, 
amiga ffs, apple macintosh hfs, cramfs, jfs, iso9660, minix, 
msdos, bfs, free vxfs, os/2 hpfs, qnx4fs, romfs, sysvfs, udf, ufs, 
vfat, xfs, BeOS befs (ro), ntfs (ro), efs (ro).
   

Distro Linux


* RedHat,  distribusi  yang  paling  populer,  minimal  di  Indonesia.  RedHat  merupakan 
distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya mudah.
* Debian,  distribusi  yang  mengutamakan  kestabilan  dan  kehandalan,  meskipun 
mengorbankan aspek kemudahan dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb 
dalam paket instalasi programnya.
* Slackware,  merupakan  distribusi  yang  pernah  merajai  di  dunia  Linux.  Hampir  semua 
dokumentasi Linux disusun berdasarkan Slackware. 
* SuSE,  distribusi  yang  sangat  terkenal  dengan  YaST  (Yet  another  Setup  Tools)  untuk 
mengkonfigurasi sistem. SuSE merupakan distribusi pertama dimana instalasinya dapat 
menggunakan bahasa Indonesia.
* Mandrake,  merupakan  varian  distro  RedHat  yang  dioptimasi  untuk  pentium.  Kalau 
komputer  kita  menggunakan  pentium  ke  atas,  umumnya  Linux  bisa  jalan  lebih  cepat 
dengan Mandrake.
* WinLinux,  distro yang dirancang untuk diinstall di atas partisi DOS (WIndows). Jadi 
untuk  menjalankannya  bisa  di­klik  dari  Windows.  WinLinux  dibuat  seakan­akan 
merupakan suatu program aplikasi under Windows
Share this article :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Jendela Ilmu - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger