I.
Tujuan
1. Peserta diklat mampu menjelaskan media pada local
area network (LAN)
2. Peserta diklat mampu menjelaskan perangkat
jaringan local (LAN)
3. Peserta diklat mampu mengidentifikasi permasalahan perangkat pc yang tersambung jaringan.
II.
Keselamatan Kerja
1.
Peserta didik
(praktikan) wajib menggunakan wearpack / pakaian praktik
2.
Menggunakan alat dan
bahan sesuai dengan fungsinya
3.
Bacalah petunjuk
penggunaan alat dan bahan dengan baik dan benar
4.
Bila mendapatkan
masalah atau kesulitan tanyakanlah kepada instruktur
5.
Tidak bercanda atau
makan dan minum pada saat praktik
6.
Rapikan dan kembalikan
alat dan bahan sesuai tempatnya
III.
Alat dan Bahan
1.
Alat :
a. HUB / Switch
(1 buah hub/switch yang rusak)
b. PC / Komputer minimal 2 unit
c. NIC / lan card (1
buah lan card yang rusak)
d. LAN tester / cable tester
2.
Bahan :
a. Kabel UTP model straight 2 buah (1 buah kabel yang rusak/terputus)
b. CD driver NIC / lan card
I.
Gambar Kerja
Gambar1. LAN Card dan RJ 45
II.
Langkah Kerja
1.
Memasang HUB / Switch
a. Masukkan adaptor atau catu daya HUB / Switch ke dalam stop kontak / sumber
listrik dan hubungkan ke HUB / Switch
b. Pasang / hubungkan kabel UTP straight ke pc dan hub
c. Pastikan lampu indikator pada hub dan NIC nyala
d. Pastikan software NIC terpasang dengan benar
2.
Setting IP address pada
PC 1
a. Buka Control Panel | Network Connections
b. Klik kanan ikon local area connection dan pilih “properties
c. Muncul jendela local area connection properties
d. Pada tab GENERAL | This connections uses the following items pilih Internet
Protocol (TCP/IP)kemudian klik properties
e. Pada jendela Internet Protocol pilih use the following ip address dan
masukan ip address pc 1 yaitu ...... ...... ...... ...... dan subnet mask
...... ...... ...... ...... kemudian klik OK sampai selesai ( sesuaikan dengan
masing-masing kelas IP Address )
3.
Setting IP address pada
PC 2
a. Buka Control Panel | Network Connections
b. Klik kanan ikon local area connection dan pilih “properties
c. Muncul jendela local area connection properties
d. Pada tab GENERAL | This connections uses the following items pilih Internet
Protocol (TCP/IP)kemudian klik properties
e. Pada jendela Internet Protocol pilih use the following ip address dan
masukan ip address pc 2 yaitu ...... ...... ...... ...... dan subnet mask
...... ...... ...... ...... kemudian klik OK sampai selesai ( sesuaikan dengan
masing-masing kelas IP Address )
4.
Pengujian jaringan
a. Ceklah koneksi PC 1 dengan PC 2, dengan menggunakan perintah “ping” di
command prompt
(cara memanggil command promp : klik star | RUN ketik CMD | OK)
b. Muncul jendela command promp terus ketik PING ip addres pc lawan kemudian
enter
(cth: PING 192.168.10.10.2)
c. Jika muncul keterangan :
-
Reply From
...................... (jaringan terkoneksi)
-
Request time out (jaringan tidak terkoneksi)
-
Destination
......................( jaringan tidak terkoneksi)
5. Membuat Setting LAN menggunakan HUB dan sharing data,printer
dan internet
Setelah kabel utp terpasang konektor, langkah
selanjutnya adalah menancapkan kabel utp tersebut ke LAN CARD computer, jika
hanya menggunakan dua computer maka pasanglah kabel UTP yg telah terpasang RJ
-45 dengan konfigurasi cross-over ke masing-masing computer, tetapi jika
terdiri dari tiga computer atau lebih kita harus menggunakan switch/switch
dengan topologi kira -kira sebagai berikut :
Gambar 2. Switch atau Hub
Gambar di atas merupakan switch atau hub yang terdiri 8
port, yang banyak terdapat dipasaran switch/hub dengan jumlah colokan rj -45
sebanyak 4/8/16/32 port , mengenai pemelihan tinggal disesuaikan dengan
kebutuhan. Untuk memasang kabel UTP pada switch, Anda tinggal menancapkan satu
konektor RJ -45 yang telah terpasang pada kabel UTP tadi ke salah satu port
pada switch/hub dan satunya lagi pada PC. Jika sudah di tancapkan maka akan
muncul icon LAN Connected pada system tray computer :
·
Hubungkan komputer A dan B dengan
kabel UTP yang sudah kita miliki. Lihat indikator pada komputer, biasanya ada
lampu yang menyala.
·
Pada komputer A, klik [Start], klik
[Control Panel], pilih [Network Connections].
·
Klik kanan pada [Local Area
Network], lalu pilih [Properties].
·
Pilih [Internet Protocol (TCP/IP)],
lalu klik [Properties].
·
Pilih radio button [Use the
following IP address:].
·
Pada [IP address], masukkan
192.168.1.1, pada [Subnet mask], masukkan 255.255.255.0, dan untuk [Default
Gateway] kosongkan saja.
·
Setelah selesai klik [OK]. Settingan
pada komputer A sudah selesai.
·
Yang kita lakukan selanjutnya adalah
mensetting pada komputer B. Semua prosesnya sama dengan settingan pada komputer
A, yang berbeda hanya pada IP addressnya. IP address pada komputer B adalah
192.168.1.2 atau 192.168.1.3 atau 192.168.1.4, dan seterusnya.
·
Selanjutnya kita akan membuat nama
computer A dan Komputer B atau C dan seterusnya berbeda agar mudah dikenali,
caranya : Klik icon MyComputer > propertis>pilih tab Computer Name.
disini kita dapat merubah nama computer agar mudah dikenali, misalnya untuk
computer server kita kasih nama SERVER dan computer Client dengan nama COM_1,
Com_2 dan seterusnya sesuai jumlah computer yang kita jadikan jaringan. Jangan
lupa kita klik change Group-nya dengan nama seragam, misalnya : itcompare
(semua computer disetting dengan nama yang sama pada workgroupnya).
·
Jika sudah kita klik OK dan semua
computer kita restart.
1. CARA SHARING FILE
Untuk melakukan sharing files lakukan langkah-langkah
sebagai berikut : (hal di bawah Dilakukan pada semua computer yang terkoneksi
di LAN untuk mengatur user sapa saja yang dapat mengakses computer)
Langkah1 :
Buka windows explorer dan navigasi ke· sini: Tools>Folder Options>View>Advanced Settings…
scroll ke bawah sampai options “Use simple file sharing recommended)” => non
aktifkan/unchecked option ini.
Langkah 2:
Control·
Panel>AdministrativeTools>Computer Management>Local Users &
Groups>Users klik kanan di right pane dan pilih “New User”:
· Isi kolom username, password, dan confirm password => ini
username & password yang mau dikasih hak untuk akses folder yang mau
dishare
· non aktifkan/unchecked option “User must change password at
next logon”
· aktifkan/checked option “User cannont change password ” dan
“Password never expires”
· Click “Create”, maka user baru pun sudah terbuat
· Tutup console/window “computer management” tsb.
Langkah 3:
Buka windows explorer dan klik kanan· di folder yang mau dishare, pilih “Sharing & Security”,
pilih option “Share this folder”, click “Permissions”.
Pilih yang “Everyone” (defaultnya· sudah terpilih), dan click “Remove” Click “Add” lalu
masukkan username yang baru dibuat diatas pada textbox “Enter the object names
to select” kemudian click “Check Names”
Click “OK” (sampai seluruh context menu sharing tertutup
semua) .·
Misal Anda akan sharing file di computer mempunyai
alamat IP 192.168.1.2 maka caranya adalah : klik Start Run : \\192.168.1.2
kemudian masukkan user dan password , user yang boleh mengakses computer
192.168.1.2 maka akan Nampak folder yang boleh di sharing pada computer
192.168.1.2
2. SHARING PRINTER DI JARINGAN
Dengan adanya printer sharing maka satu computer dapat
digunakan oleh semua computer dalam jaringan LAN, langkah-langkahnya adalah
sebagai berikut :
printers and faxesà
1. Klik start
2. Pilih printer yang akan kita shares dan pilih sharing
3. Beri nama printer (yang akan muncul di network ) pada
share name dan klik OK
3.
SHARING
INTERNET PADA JARINGAN
Perlu Anda ketahui pada , bahwa komputer 1 yang mempunyai
koneksi internet secara langsung dan akan koneksi internet tersebut akan dibagi
ke komputer 2. Kemudian ikuti langkah-langkah berikut:
1.
Buka jendela Network Connection
Anda. Caranya untuk Anda pengguna Windows XP, buka Control Panel »» Network and
Internet Connections »» Network Connections.
2.
Pada jendela tersebut, Anda akan
melihat ada dua buah icon koneksi. Yang pertama adalah icon Local Area
Connection yang merupakan koneksi antar komputer dan yang kedua adalah icon
koneksi internet Anda. Klik kanan koneksi internet dan pilih properties.
3.
Pada jendela properties, klik tab
Advanced. Berikan tanda cek atau rumput pada “Allow other network users to
connect through this computer’s Internet connection”. Jika Anda menggunkan
koneksi dial-up, berikan tanda cek juga pada pilihan “Establish a dial-up
connection whenever a computer on my network attempts to access internet”, agar
koneksi otomatis terbuka jika komputer lainnya mencoba mengakses internet. Anda
juga bisa memberikan tanda cek pada “Allow other network users to control or
disable the shared connection” jika Anda menginginkan komputer lain bisa
mengontrol koneksi internet. Setelah itu klik OK.
4.
Jika Anda pengguna windows XP, akan
muncul sebuah yang menyatakan bahwa IP Address untuk koneksi LAN Anda akan di
ubah menjadi 192.168.0.1. Klik pada tombol yes.
Sharing koneksi internet dari komputer 1 kini sudah selesai.
Saatnya sekarang mengkonfigurasi komputer 2 agar bisa menggunakan koneksi yang
di sharing dari komputer 1. Berikut konfigurasi pada komputer 2:
1.
Buka jendela Network Connection
Anda, caranya sama dengan pada komputer 1.
2.
Pada jendela tersebut, klik kanan
icon Local Area Connection dan pilih properties.
3.
Di jendela Properties, pilih
Internet Protocol (TCP/IP)dan klik tombol properties.
4.
Pada jendela properties yang muncul,
pilih opsi Obtain an IP address automatically (jika belum dipilih) dan klik OK.
Hal ini bertujuan agar komputer 2 secara
otomatis mendapakan IP dari komputer 1.
Namun, tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa
mengkonfigurasinya dengan IP Statis. Oleh karena itu pilih opsi Use the
following IP Address dan isi input dengan data berikut:
o IP Address : 192.168.0.2 atau 192.168.0.3 dan seterusnya,
yang penting IPnya satu class dengan komputer 1.
o Subnetmask: 255.255.255.0
o Default Gateway: 192.168.0.1 yang merupakan IP Address dari
komputer 1 (gateway)
o Klik OK juga pada Local Area Connection properties.
Agar koneksi internet bisa digunakan oleh komputer client
maka Anda harus melakukan satu konfigurasi lagi pada komputer kedua. Berikut
langkah-langkahnya:
Buka control panel pilih Network Connection dan klik Network
setup Wizard. Pastikan modem sudah terkoneksi ke internet.
1.
Pada jendela pertama wizard yang
muncul klik Next
2.
Di jendela selanjutnya klik Next.
3.
Selanjutnya, di jendela ke 3, pilih
koneksi yang Anda gunakan untuk terhubung ke komputer 1. Misalkan koneksi LAN
dan klik Next.
4.
Berikutnya, di jendela ke 3 pilih
opsi Nomor 2 yaitu “This computer connects to internet through another computer
on my network or through a residential gateway” dan klik Next.
5.
Berikan Nama komputer pada jendela
selanjutnya, misalakan KOMPUTER-2 atau yang lain dan klik Next.
6.
Pada jendela selanjutnya berikan
Nama Workgroup yang sama dengan Komputer 1 (komputer yang terhubung ke
internet) dan klik Next.
7.
Dijendela berikutnya Anda akan
diberikan pilihan untuk mengaktifkan atau tidak File dan Printer sharing.
Jika Anda tidak mempunyai printer yang dishare lebih baik
pilih opsi yang kedua.
1.
Klik Next juga pada jendela
berikutnya
2.
Windows akan memulai melakukan
network setup. Tunggu hingga selesai.
3.
Pada jendela selanjutnya, pilih opsi
“Just finish the Wizard. I don’t need to run the Wizard on other computer.
4.
Di jendela terakhir klik tombol
Finish.
Kini konfigurasi sharing koneksi internet telah
selesai.
selamat mencoba dan semoga sukses :)




Post a Comment